Ini mungkin salah satu hal sensitif untuk saya tulis, tapi saya
tau ini penting untuk dishare.
Saya punya beberapa teman yang depresi dan ingin melakukan bunuh
diri. Pasti banyak yang berpikir, "Kayak nggak punya Tuhan aja, makanya
ngaji, percaya sama Tuhan. Dosa, neraka seumur hidup! "
I was like that as well. But, peristiwa ini merubah cara
pandang saya. Karena salah satu dari mereka, adalah orang yang sangat religius.
So, ternyata depresi bisa datang kepada siapa saja, tanpa pandang bulu.
Saya tau teman2 saya ini berada dalam bahaya, saya pun melakukan
konsul dengan dosen dan yang orang2 yg pernah mencegah maupun mengalami.
Kesimpulannya,
"DON'T JUDGE THEM! Semakin dihakimi, keputus asa-an
dan keinginan mereka untuk bunuh diri semakin besar. Percayalah, depresi yang
mereka rasakan benar-benar hebat.
Pun bukan nasehat yang mereka butuhkan. Tapi dengarkan mereka.
Jadi rekan bicara yang baik dan beri perhatian. Cari tahu latar belakang kesedihan
nya. Dengarkan dan perhatikan setiap kata yg diucapkan.
Kemudian beri semangat untuk terus bergerak, yakinkan kalau
mereka tidak sendirian."
Meskipun praktik nya tidak semudah nulis kata2 di atas, sedikit
demi sedikit tapi pasti, usaha pencegahan bersama teman2 yang lain memunculkan
perubahan. Dan Alhamdulillah, semuanya memutuskan untuk terus bertahan hidup.
Teman saya yang religius tadi, meskipun sempat terjebak,
akhirnya kembali ke arah yang lebih baik. Sekarang malah hobi banget bikin
jarkoman sholat malam dan ngajakin sholawatan di grup, hahaha.
Lama tidak bersua, kemudian suatu hari saya disapa oleh salah
seorang yang lain, yang ternyata sedang melanjutkan studi di Jogja.
"Makasih ya udah nyelametin aku.", ucapan pertama dari
orang tersebut. Dan setelah ngobrol lama, yang bikin saya takjub, sekarang dia
jadi salah satu aktivis mahasiswa di bidang pendidikan. Pas ditanya kenapa,
jawabnya, "aku dulu udah diselametin sama kalian. Sekarang ganti aku
pingin nyelametin temen2 yang lain."
Don't judge. Itu yang paling penting. Karena
setiap manusia selalu punya alasan tersendiri dalam bertindak, yang mungkin
masalah dan kondisi nya berbeda dengan kita.
Apresiasi kerja keras orang yang ada di sekeliling. Saya pernah baca di twitter ada yang nulis begini, "Penting
banget kasih tau kalau 'you did a great job' karena semua orang butuh
dengerin dan tau itu, biar bisa istirahat, biar 'stop being too hard on
theirselves'."
Paling gampang, selalu bilang terima kasih dan kasih semangat.
Kita nggak tahu jatuh bangun sebesar apa yang mereka rasakan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar