Jumat, 02 Maret 2018

Fihi Ma Fihi

Bersama dengan Tuhan, tak ada tempat untuk dua ego.
Engkau menyatakan: Aku
dan Dia menyatakan: Aku.
Agar dualitas ini hilang, engkau harus mati bagi-Nya, atau Dia mati bagimu.
Akan tetapi, tidak lah mungkin Dia yang mati, baik secara fenomenal atau pun konseptual, karena, "Dia lah yang senantiasa Hidup
dan takkan pernah mati".
Sesungguhnya, Dia sedemikian pemurah, sehingga 'jika mungkin' Dia akan mati bagimu
agar dualitas itu lenyap.
Karena Dia tak mungkin mati,
maka engkau lah yang harus mati,
agar Dia dapat memanifestasi kepadamu,
sehingga dualitas itu hilang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar