Cantik
adalah "state of mind"
Ada perempuan-perempuan tertentu yang sebetulnya
tak terlalu cantik, tetapi karena lihai memilih kombinasi warna dan model baju,
juga jenis make up yang "empan papan"
alias kontekstual, dia menjadi cantik luar biasa.
Di tepi
lain, ada juga perempuan yang secara fisik sebetulnya cantik, tetapi tak cukup
pandai memahami konsep pakaian yang tepat, lalu kecantikan alamiahnya tak
"shine out", tidak cemlorot keluar.
Ada yang
sukses menggabungkan keduanya, dan jadilah ia bidadari yang memukau.
Kesimpulan
saya sekarang sudah mantap. Semoga ndak berubah sampai saya tua nanti.
Yaitu:
bahwa kecantikan sejatinya bukanlah kata benda, tetapi kata kerja. Kecantikan
adalah usaha menjadikan diri seseorang tampak cantik. Sebuah proses. Sebuah
perjuangan yang melibatkan juga filosofi hidup.
Jadi,
cantik itu adalah "state of mind", bukan semata-mata warisan dari
orang-tua.
Yang
mendukung pernyataan ini, silahkan membubuhkan tanda-tangan.
Saya garis bawahi kalimat "Sebuah perjuangan yang
melibatkan juga Filosofi Hidup."
Perubahan dalam memperbaiki kualitas diri pun, menurut saya
berpengaruh sekali. Meskipun mungkin tidak disengaja, tapi perempuan
berkualitas selalu terlihat cantik.
"Brain, Beauty, Behavior"
NB : Saya masih normal kok. Cuman pingin bagi2 tulisan doang,
huehue
Tidak ada komentar:
Posting Komentar