Kamis, 10 Mei 2018

Bagaimana Mengatasi Perilaku Bullying


Sosiologis telah mempelajari perilaku bullying selama beberapa dekade terakhir. Mereka tidak menyebutya sebagai ‘bully’, tapi mereka menyebutnya sebagai perilaku dominasi. Di mana orang lain mencoba mengalahkan yang lain, perilaku mendominasi dimana orang-orang mencoba berkuasa diatas orang lain.
Memahami perilaku dominasi ini akan membantu kita dalam bertindak.
Para ahli (peneliti perilaku bullying) setuju pada satu hal, bahwa bullying terjadi jika ada ketidakseimbangan kekuatan. Mereka, para pelaku, ingin melihat korbannya kalah, mereka ingin menang dari kamu.
Semakin korban tersebut marah dan emosi, semakin mereka senang.
Tapi apa yang terjadi jika kita SABAR, KUAT secara emosional, TANGGUH secara mental. Apapun yang dikatakan, kita tidak peduli. Digoda, diejek, dibully tanpa henti dan kita memutuskan untuk tidak peduli.
Bullying is nothing more than just a game, tentang kalah dan menang. Dan cara untuk menang adalah dengan tidak marah, tidak emosi. Dengan begitu pem-bully akan kalah, dan pergi menjauh. It’s so simple!
Jangan marah, apapun yang mereka katakan. Saya tidak bilang itu mudah, tapi itu harus. It’s very simple!
Kecuali kalo ada seseorang datang dan tiba-tiba menampar, menonjok atau melukai secara fisik, itu bukan bullying. Itu kriminal! Dan pelaku kriminal harus dihukum. Jika kamu merasa hidupmu dalam bahaya, kamu harus melaporkannya ke pihak berwenang.
Ini semua adalah skill sosial yang semua orang harus belajar.
Kalau kamu bisa menguasai hal tersebut, otomatis kamu akan mendapatkan 3 hal sekaligus :
1.      Harga diri (Self-esteem)
2.      Kepercayaan diri (Self-confidence)
3.      Penghormatan diri (Self-respect)
Kamu akan mendapatkan itu semua, kalau kamu bisa menyelesaikan masalah sosialmu sendiri.
Itu hal yang setiap korban bullying harus belajar dan lakukan. Karena korban bullying memiliki hak untuk diajarkan dalam menyelesaikan masalah sosialnya sendiri, dan itu adalah hal yang kita butuhkan untuk menjadi pribadi yang lebih baik kedepannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar