Kamis, 24 Mei 2018

Tanggapan tentang Serial 'The West Wing'


Melalui serial ini, bisa dicermati bahwa menjalankan pemerintahan dan mengurus suatu negara bukanlah perkara mudah, melainkan hal yang sulit dan rumit, meskipun telah di lakukan secara terorganisir. Apalagi negara sebesar dan seadidaya Amerika Serikat. Terlihat bagaimana seorang presiden bersama menteri-menteri serta para staff kenegaraan sangat sibuk dan berhati-hati dalam menyikapi dan mengambil keputusan tentang suatu peristiwa yang terjadi di dalam negara, seperti bencana alam, konflik antar masyarakat, dan adanya protes atau demonstrasi rakyat. Harus dengan berhati-hati, Karena keputusan yang dihasilkan, apabila keputusan itu adalah suatu “salah langkah”, bisa menjadi bumerang yang akan menyerang balik pemerintah dan bisa jadi meruntuhkan pemerintah.

Di episode ini juga memperlihatkan bagaimana stereotip Amerika Serikat tentang Indonesia, yang dalam serial ini menjadi tamu kehormatan dalam suatu jamuan makan malam kenegaraan. Dari beberapa scene ditunjukkan secara jelas bahwa orang Indonesia adalah orang yang pendidikannya jauh di bawah orang Amerika Serikat, ditandai dengan penggambaran presiden Indonesia yang hanya bisa menjawab “yes” dan “no” ketika diajak berbincang oleh presiden Amerika Serikat, di mana bisa diartikan secara gamblang bahwa orang Indonesia tidak mahir berbahasa Inggris. Juga ketika staff kepresidenan Amerika Serikat sibuk mencari penerjemah agar bisa berbincang dengan wakil staf kenegaraan Indonesia. Hal ini dipandang sebagai sesuatu yang tidak sopan oleh wakil kenegaraan Indonesia, karena ternyata ia bisa berbahasa Inggris dengan fasih.

Kesimpulannya menurut saya, serial ini bisa menjadi sebuah media edukasi yang baik untuk para pelajar maupun mahasiswa dalam mempelajari ilmu politik, khususnya dalam hal kepemerintahan. Di serial ini juga ditunjukkan bahwa stereotipe-stereotipe yang beredar di masyarakat tentang suatu negara tidaklah benar seratus persen adanya.

Pemahaman tentang politik hingga saat ini
Banyak orang berpikir bahwa politik itu jahat, kotor, licik, dosa, penuh dengan permainan curang, serta hal-hal buruk lainnya. Mereka pun memilih untuk menghindari segala sesuatu yang berhubungan dengan politik, hanya karena mereka tidak paham makna politik sejatinya. Mereka hanya melihat orang-orang yang melakukan dan menggunakan politik, bukan hakikat pengertian politik sebenarnya.

Pemikiran seperti ini sebenarnya dipicu oleh pemerintahan yang dipenuhi oleh orang-orang berkepentingan yang memanfaatkan politik untuk menguasai negara, mencari kejayaan dan kekayaan individu, yang sejatinya merupakan orang-orang yang tidak memiliki pemahaman politik dengan benar. Sehingga banyak terjadi tindakan-tindakan yang sebenarnya ‘tidak dibenarkan’ dalam politik, terjadi di dalam kepemerintahan, entah itu di badan eksekutif, legislatif, maupun yudikatif.

Padahal jika kita mencoba memahami politik dengan benar dan lebih dalam, politik adalah suatu penyelesaian masalah yang sangat baik dan sangat dianjurkan untuk dilaksanakan. Di mana terjadi negosiasi, komunikasi tatap muka, dan musyawarah, sehingga bisa mempertemukan banyak pihak mulai dari kelas menengah ke bawah sampai kelas menengah ke atas, agar bisa didapatkan suatu solusi untuk penyelesaian masalah yang tidak hanya memberi keuntungan bagi kalangan elit, tetapi juga menjangkau dan memberi kebaikan bagi masyarakat kalangan non-elit. Inilah esensi sebenarnya dari politik.

Sehingga merupakan suatu keharusan adanya reformasi mental, bahwa dalam jajaran kalangan elit politik, orang-orang yang memegang kontrol adalah memang orang-orang yang memiliki orientasi bekerja untuk kepentingan masyarakat banyak, sehingga pemikiran yang dihasilkan adalah pemikiran yang bisa memberikan manfaat bagi semua kalangan, bukannya dipegang oleh orang-orang yang memiliki niat untuk mencari kejayaan dan kekayaan diri sendiri, ataupun untuk membayar “hutang budi” kepada partai politik yang sudah mengusungnya sehingga bisa berada pada elit politik.

Akhir kata, semoga masyarakat serta pemerintahan Indonesia bisa lebih memahami arti politik yang sebenarnya, sehingga pemerintah bisa menjalankan tugasnya dengan baik dalam memangku amanah dari rakyat, dan rakyatpun bisa memberi kontribusi lebih kepada negara dan pemerintahannya berupa kritik dan saran agar Indonesia bisa menjadi lebih maju kedepannya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar